Showing posts with label Education. Show all posts
Showing posts with label Education. Show all posts

Monday, July 14, 2025

Semangat dan Musik Bawa Kalia Remaja Bogor Meraih Emas di Korea Selatan



SEOUL, KOREA SELATAN – Kabar membanggakan datang dari ajang bergengsi Asia All Stars Festival 2025 yang digelar di Seoul, Korea Selatan. Kalia Maritza Azzakiyyah, remaja berbakat asal Kota Bogor, Jawa Barat, berhasil meraih Gold Award dalam kategori piano klasik. Prestasi ini menjadi momen yang membanggakan, tidak hanya bagi keluarganya, tetapi juga bagi Indonesia.


Saat ini Kalia tinggal di Qatar dan menempuh pendidikan musik di bawah naungan IAID Qatar (International Academy for Intercultural Development), sebuah akademi seni yang mendukung anak-anak berbakat dari berbagai negara.


 Tampil Memukau di Tengah Ratusan Peserta


Diselenggarakan pada tanggal 9–13 Juli 2025, Asia All Stars Festival menghadirkan ratusan peserta muda dari berbagai negara Asia untuk berkompetisi dalam bidang musik, tari, dan seni budaya. Di antara banyaknya peserta, penampilan Kalia berhasil mencuri perhatian lewat karya “The Little Negro” dari Claude Debussy.


Dengan teknik permainan yang halus dan interpretasi penuh penghayatan, Kalia tampil luar biasa dan mendapatkan apresiasi tinggi dari para juri serta penonton internasional.




Pihak IAID Qatar menyampaikan pesan hangat kepada Kalia:


"Dari sekian banyak bintang di atas panggung, kamu adalah salah satu yang paling bersinar. Kamu menunjukkan kerja keras, semangat, dan bakatmu kepada dunia. Kami sangat bangga padamu."


Perjalanan Penuh Disiplin dan Cinta terhadap Musik


Bagi Kalia, pencapaian ini adalah hasil dari dedikasi dan latihan yang tak kenal lelah. Ia mengaku merasa sangat bahagia dan bangga bisa membawa nama Indonesia di ajang internasional.


“Aku merasa sangat bahagia dan bangga bisa mewakili Indonesia di panggung internasional,” ungkap Kalia usai menerima penghargaan.


“Momen ini membuktikan bahwa semua latihan dan usaha tidak sia-sia. Aku ingin terus berkembang dan kembali membawa kebanggaan untuk Indonesia di masa depan.”


Festival ini bukan hanya kompetisi, tapi juga ruang bagi para peserta muda untuk bertukar budaya dan memperluas wawasan seni. Bagi Kalia, pengalaman ini sangat berharga dan memperkuat tekadnya untuk terus belajar dan berkarya.


Kebanggaan Tak Terhingga dari Orang Tua


Kebahagiaan dan kebanggaan juga datang dari kedua orang tua Kalia yang selama ini selalu mendukung perjalanannya.


“Melihat Kalia bersinar di atas panggung adalah momen yang sangat mengharukan dan membanggakan bagi kami,” ujar sang ayah, Deddy Setyo Prameswono.


“Kami percaya pada bakat dan semangatnya, dan kami akan terus mendukung mimpi-mimpinya ke mana pun ia pergi.”


Sang ibu, dr. Ayunda Henny Affrianti, juga menyampaikan rasa syukurnya:


“Kami bersyukur Kalia bisa membawa nama Indonesia dengan penuh percaya diri dan kebanggaan. Meski tinggal di luar negeri, Indonesia tetap ada di hatinya — dan kini ia telah menunjukkan itu kepada dunia.”



Inspirasi untuk Generasi Muda Indonesia


Prestasi Kalia bukan sekadar piala — tetapi simbol dari semangat anak muda Indonesia yang mampu bersaing secara global jika diberi kesempatan dan dukungan. Kisah Kalia menjadi inspirasi bagi generasi muda di mana pun berada, bahwa dengan kerja keras dan semangat, mimpi bisa jadi kenyataan.


Perjalanan Kalia menandai hadirnya lebih banyak talenta muda Indonesia di pentas dunia, terutama di bidang seni pertunjukan. Dengan kerendahan hati dan cinta yang tulus pada musik, masa depan Kalia terlihat begitu cerah dan menjanjikan.


Selamat, Kalia! Suksesmu di Seoul adalah awal dari perjalanan yang lebih besar. Terus bermain, terus bermimpi, dan terus menginspirasi.


Thursday, February 29, 2024

Manfaat Berpikir Positif dalam Menghadapi Disfungsi Ereksi Bersama-sama dengan Ericfill: Cara Menghadapi Pria Disfungsi Ereksi

 


Disfungsi ereksi adalah masalah yang dapat mempengaruhi kehidupan seksual seorang pria dan dampaknya dapat dirasakan tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional. Meskipun berbagai jenis obat telah dikembangkan untuk mengatasi disfungsi ereksi, salah satu yang menonjol adalah Ericfill. Namun, penggunaan obat ini sebaiknya diimbangi dengan sikap mental yang positif, karena manfaat berpikir positif dapat meningkatkan efektivitas pengobatan.

Memahami Disfungsi Ereksi dan Faktor Psikologisnya:
Disfungsi ereksi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk aspek psikologis. Stress, kecemasan, dan depresi dapat berkontribusi pada munculnya masalah ini. Oleh karena itu, penting untuk memahami bahwa pengobatan disfungsi ereksi tidak hanya melibatkan aspek fisik, tetapi juga kesehatan mental.


Peran Berpikir Positif dalam Proses Pengobatan:
Berpikir positif memiliki peran penting dalam mengatasi disfungsi ereksi. Sikap mental yang positif dapat membantu mengurangi tingkat stres dan kecemasan, yang pada gilirannya dapat memperbaiki fungsi seksual. Ericfill, sebagai obat yang diresepkan untuk mengatasi masalah ini, dapat bekerja lebih efektif jika didukung oleh suasana mental yang positif. Baca juga tentang manfaat Ericfil di Manfaat Ericfil


Manfaat Berpikir Positif dalam Hubungan Seksual:
Sikap mental yang positif tidak hanya memberikan dampak positif pada individu yang mengalami disfungsi ereksi, tetapi juga pada hubungan seksual secara keseluruhan. Komunikasi yang terbuka dan dukungan emosional dari pasangan dapat membantu menciptakan lingkungan yang mendukung penyembuhan.



Cara Menghadapi Pria Disfungsi Ereksi adalah dengan memberikan pemahaman, dukungan, dan komunikasi terbuka dapat membantu mengurangi tekanan yang mungkin dirasakan pria. Mendapatkan bantuan profesional bersama-sama dapat memperkuat ikatan emosional pasangan dan membantu mengatasi masalah secara efektif.


Cara menghadapi pria disfungsi ereksi dengan Ericfill membutuhkan pendekatan yang holistik, yang melibatkan tidak hanya pengobatan fisik tetapi juga perawatan kesehatan mental. Berpikir positif dapat menjadi kunci untuk meningkatkan efektivitas pengobatan dan mendukung hubungan seksual yang sehat. Oleh karena itu, penting untuk memahami bahwa aspek psikologis memiliki peran besar dalam mengatasi disfungsi ereksi, dan berpikir positif dapat menjadi alat yang efektif dalam perjalanan penyembuhan ini.









Saturday, March 31, 2018

Sinergi Alumni Gontor Putri 2004 di Daarul Hikmah - Tangerang


Alumni Gontor Putri 2004

Bulan maret 2018 bisa jadi adalah bulan yang ditunggu - tunggu oleh para alumni Gontor Putri angkatan 12 tahun 2004 atau dikenal dengan marhalah Genbi Les Jezure Van Zafeera, karena pasalnya pada hari Sabtu 10 Maret 2018 lalu akhirnya dapat mengadakan acara Silaturahim dan reuni setelah 14 tahun sejak kelulusan mereka.
Mulanya acara tersebut ditujukan untuk alumni yang berdomisili di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Karawang (Jabodetabekkar), namun ternyata antusiasme yang tinggi membuat beberapa alumni dari luar daerah tersebutpun turut hadir dengan total peserta kurang lebih 80 orang.
Beragam acarapun berlangsung dari pukul 10.00 - 17.00 diantaranya sesi motivasi bersama dua aktivis sosial yaitu Ustadz Ahmad Nuril Mahyudin dan Ustadzah Adzimatul Noor Bashari Diyanti keduanya merupakan alumni Pondok Gontor, yang pada kesempatan tersebut juga menerima amanah donasi wakaf sebesar 35 juta Rupiah dari penggalangan dana Alumni Gontor Putri 2004 seindonesia untuk kemudian disalurkan sebagai bantuan kemanusiaan bagi saudara - saudara di pedalaman wilayah Ngawi Jawa Timur.
Selain itu ada pula kegiatan Bazaar dan doorprize yang merupakan bagian dari tema acara yaitu Woman Economic Empowerment, dan tentu saja beragam penampilan hiburan dari santri santri Pondok Modern Daarul Hikmah Sukadiri Tangerang yang merupakan tuan rumah sekaligus Committee support bagi terselenggaranya acara reuni tersebut.
Pondok Modern Daarul Hikmah sendiri merupakan salah satu pondok alumni Gontor karena sang pendiri sekaligus pimpinannya yaitu Ustadz K.H. Afif Afify adalah salah satu alumni Pondok Darussalam Gontor Ponorogo lulusan tahun 1972, Beliau yang juga seorang wirausaha di bidang jasa kontraktor bangunan ini mendirikan Pondok Modern Daarul Hikmah di Pekayon Sukadiri Tangerang pada tahun 1997 dengan basis Pesantren Modern dan Sistem KMI menjadikan Daarul Hikmah yang memiliki dua jenjang pendidikan formal yaitu madrasah Tsanawiyah (SMP) dan Madrasah Aliyah (SMA) mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar dan terus berkembang hingga saat ini telah memiliki ratusan santri dan menorehkan beragam prestasi.
Karena menyerap sistem kegiatan di pondok Gontor dapat dikatakan Daarul Hikmah menjadi tempat yang sesuai untuk penyelenggaraan reuni Gontor Putri 2004 karena atmosfir ke-pondokan yang sangat terasa ketika berada di pesantren yang menerapkan dual bahasa asing yaitu Arab dan Inggris.
Selain kesuksesan acara Reuni Gontor Putri 2004 pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan wakaf kepada Pimpinan Pondok Modern Daarul Hikmah Ustadz K.H. Afif Afify sebesar 10 juta Rupiah dari Alumni Gontor Putri 2004 dan para donatur untuk mendukung perkembangan Pesantren Pondok Alumni tersebut, untuk lebih lengkapnya mengenai profil dan kegiatan Pondok Modern Daarul Hikmah dapat diakses melalui daarulhikmah.or.id.

Sunday, March 25, 2018

RP - Berkebutuhan Khusus Bukan Berarti Tak Mandiri

(pixabay.com)

Hello Readers, kita tentu sudah tidak asing dengan kata Autis, Autisme, dan berkebutuhan khusus, tapi sudah tahukah kita mengenai seperti apakah anak atau seseorang yang dapat dikategorikan berkebutuhan khusus?


Ternyata Anak berkebutuhan khusus atau disebut juga Heward adalah anak yang tumbuh atau lahir dengan karakteristik khusus yang berbeda dari anak pada umumnya tanpa selalu menunjukkan ketidakmampuan pada mental, emosi, dan fisik. yang termasuk kedalam ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) diantaranya : tunarungu, tunanetra, tunagrahita, tunadaksa, tunalaras, dan gangguan perilaku. Karena karakteristik dan hambatan yang dimiliki maka anak berkebutuhan khusus memerlukan pendidikan yang lebih khusus dibanding anak - anak pada umumnya.


Hal tersebut juga terdapat pada PP No. 17 Tahun 2010 Pasal 129 ayat (3) menetapkan bahwa Peserta didik berkelainan terdiri atas peserta didik yang: a. tunanetra; b. tunarungu; c. tunawicara; d. tunagrahita; e. tunadaksa; f. tunalaras; g. berkesulitan belajar; h. lamban belajar; i. autis; j. memiliki gangguan motorik; k. menjadi korban penyalahgunaan narkotika, obat terlarang, dan zat adiktif lain; dan l. memiliki kelainan lain.

Untuk itu perlu adanya analisa langsung juga dengan ahlinya baik itu psikolog ataupun praktisi di bidang penanganan anak berkebutuhan khusus sebelum menetapkan atau mengatakan anak tersebut autis atau tidak. Hal tersebut dimaksudkan agar tidak terjadi kesalahpahaman perlakuan terhadap si anak, dan jika memang benar anak tersebut adalah autis maka perlunya penanganan yang tepat untuk mengasuhnya dan mendidiknya agar dapat menjadi manusia yang dapat survive atau bertahan hidup kelaknya meski kedua orang tuanya telah tiada atau telah masanya ia hidup lebih mandiri di masyarakat. 

Hal itu pulalah yang menjadi salah satu alasan Dr. Imaculata Umiyati S.Pd. M.Si. mendirikan sekolah Imaculata Autism Boarding School yang berlokasi di Bekasi. Sebuah sekolah yang diperuntukkan bagi anak - anak berkebutuhan khusus dengan sistem asrama dimana anak - anak berkebutuhan khusus akan di asuh, dididik, dan dibina agar dapat menjadi seorang individu yang lebih mandiri dan siap menghadapi hidup bersama bersosialisasi di masyarakat umum. Anak - anak akan dibina oleh para guru profesional di bidang pendidikan autisme. Untuk lebih lengkapnya mengenai Imaculata Autisme Boarding School dapat mengunjungi sekolahautisimaculata.com dan kegiatan mereka dapat diakses juga melalui laman Instagram imaculataautism .

Selain sekolah khusus para orang tua dari anak berkebutuhan khususpun dapat mempelajari teknik - teknik dan tips tentang bagaimana mengajarkan kemandirian dan menerapkannya di kehidupan sehari - hari seorang anak autis baik dalam keluarga maupun bersosialisasi di masyarakat. Dr. Imaculata Umiyati S.Pd telah membagi ilmunya dalam sebuah buku berjudul 
" 1001 Cara Mengajarkan Kemandirian Pada Anak Berkebutuhan Khusus (Autis)" 

yang telah dirilis tahun 2017 dan telah tersedia di toko buku, ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siapapun, dan disertai dengan ilustrasi, Bahkan tidak hanya cara menerapkan kemandirian pada anak berkebutuhan khusus, namun juga terdapat petunjuk praktis menyediakan makanan bagi anak - anak berkebutuhan khusus, tentunya ini akan sangat berguna bagi para pengajar maupun orang tua untuk menambah pengetahuan tentang edukasi anak, khususnya anak berkebutuhan khusus.

Semoga sedikit sharing tentang sekolah dan buku mengenai penanganan anak berkebutuhan khusus ini dapat memberi manfaat bagi Ayah Bunda sekalian. 

Friday, March 23, 2018

RP - Workshop Edukasi Autism

Dalam rangka memperingati Hari Autis Sedunia 2018,  Imaculata Autism Boarding School mempersembahkan :

Workshop Autis - "Cara Mendeteksi & Mendidik Prilaku dan Kemandirian Anak Autis"

Hari / Tanggal: Sabtu , 7 April 2018

Pukul : 08.00 - 12.00 wib

Tempat : Aula kartini - Gedung Kementerian PPPA RI lt.11, Jalan Medan Merdeka Barat No. 15

Acara : Workshop Mendeteksi & Mendidik Anak Berkebutuhan Khusus

Tujuan : Guru akan mengetahui sejak dini ciri- ciri anak Autis sehingga bisa menentukan langkah selanjutnya dalam menghadapi anak tersebut.

Nara Sumber : * Dr. Imaculata Umiyati, S.Pd., M.Si (Pakar Pendidikan Anak Autis) * Arist Merdeka Sirait (Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak)

MC : * Monica Kumalasari, M.Psi.T (Pakar Mikroekspresi)
@monicakumalasari

Untuk konfirmasi kehadiran bisa menghubungi Imelda (0823 1189 9967) @imelda.natalia81 , Eva (0813 8733 3331) @evasarisetyowati , Tasya (0818 490 902) @tasya_rajendra_nugroho .

Segera daftarkan diri anda karena tempat sangat terbatas.

Acara ini turut didukung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Asuransi Generali.

Acara ini free, sedangkan bagi anda yang menginginkan mendapatkan sertifikat keikutsertaan dapat membayar sebesar Rp. 100.000

Tiap peserta akan mendapatkan Goodie Bag dan juga Snack.

Segera reservasi tempat karena terbatas.

Tuesday, January 23, 2018

RP - Modelling, Mau Si Anak Atau Sang Bunda ?

Sebagai Mom tentunya akan seneng banget ya Bu kalo punya anak yang jadi kesukaan banyak orang, iya nggak, akuin aja dehhh hehehehe. Well, tentu tidak bisa memungkiri jika banyak ibu ibu yang senang ketika anaknya dipuji atau disenangi banyak orang disekitarnya entah itu karena cantik, ganteng, lucu, menggemaskan atau bahkan berbakat.

Tidak sedikit orang tua yang mengikutsertakan anaknya di ajang perlombaan bakat dan keterampilan, salah satunya di bidang Modelling atau juga fashion show. Beberapa anak ada yang terlihat cukup luwes dan senang untuk bergaya di depan cermin, beberapa lainnya memang ingin menjadi model cilik yang bisa melenggang diatas catwalk atau tampil di sampul majalah terkenal. Selain senang tampil dan mematut diri di cermin akan dapat terlihat juga dari caranya dalam memilih pakaian yang dikenakan. 
Sebelum memulai keseriusan untuk mendukung bakat anak di dunia modelling perlu diingat bahwa aktifitas anak ini hanyalah kegiatan tambahan dan bukan sesuatu yg utama yang tidak akan menyita lebih dari 10% waktu anak agar ia juga dapat menikmati masa kanak - kanaknya seoptimal mungkin. 
Karena adakalanya sang orangtua yang lebih ingin anaknya tampil di berbagai ajang lomba atau kontes, tapi perlu diperhatikan juga bagaimana anak menjalani kegiatan tersebut. 

Mengikut sertakan anak pada suatu kursus modelling dapat dikatakan akan membuat anak menjadi lebih percaya diri, karena yang diajarkan biasanya bukan hanya cara berjalandan berpose saja, tapi juga melatih cara berkomunikasi dan bersikap.

Beberapa manfaat kegiatan modelling bagi anak diantaranya :
1. Anak akan belajar berani tampil di depan umum
2. Anak belajar untuk berinteraksi dengan orang lain diluar figur yang selama ini dia kenal.
3. Anak belajar bekerjasama dengan orang lain (perancang busana, perias, mc acara, pelatihnya, bahkan juga rekan modelnya) 
4. Anak akan belajar disiplin (dunia modelling meski kadang terlihat glamour dan santai namun sebenarnya tanpa disiplin seorang model bisa jadi tidak akan bertahan di dunia modeling komersil)
5. Anak akan belajar menghargai dan toleran terhadap orang lain 
6. anak akan belajat mengelola emosinya 
7. anak akan belajar beradaptasi (terutama jika sering mengikuti lomba di berbagai tempat dan event)

masih ada hal.lain yang ingin saya share tentang permodelan bocah ini hehhee 
next time saya update lagi yaaa 

thank u 

Tuesday, May 9, 2017

RP - Preposition - English Lesson




Preposition        
Preposisi merupakan kata depan yang digunakan untuk menghubungkan subjek dengan element kalimat lainnya dan dapat berfungsi sebagai penunjuk tempat, waktu, dan tujuan.
1.       Penunjuk tempat
-          In = di dalam
-          On = di atas permukaan (menempel)
-          Under = di bawah
-          Beside = di samping
-          Near = di dekat
-          Behind =  di belakang
-          Between = di antara
-          By = di dekat
-          Without = tanpa
-          Back = kembali
-          Around = di sekitar
2.       Penunjuk waktu
-          In (the morning, the afternoon, the evening, 2010)
-          On (Sunday, Monday, holiday)
-          At ( 3 o’clock, 6 o’clock, night)
3.       Penunjuk tujuan
-          To = ke
-          From = dari
-          Along = di sepanjang
-          Over = melewati
-          For = untuk
-          Up = ke atas
-          Down = ke bawah
-          Of = dari

RP - Completing Lyrics - Nihon Lesson



lirik lagu doraemon versi jepang
konna …………. ii na
dekitara ii na
anna yume konna ……….. ippai aru …….

minna minna minna
kanaete ……………
fushigina POKKE de kanaete …………
sora wo jiyuu ni ……………….. na

(hai! takekoputaa!)

AN AN AN
tottemo ……………
DORAEMON

shukudai touban shiken ni ………..
anna …………. konna koto taihen dakedo

minna minna minna
tasukete …………
benrina dougu de tasukete …………
omocha no heitai da

(sore! tototsugeki!)

AN AN AN
tottemo …………………..
DORAEMON

anna …….. ii na
iketara ii na
kono kuni ano shima takusan aru ………..

minna minna minna
ikasete ………..
………… no kikai de kanaete ………
sekai ryokou ni ikitai na

(ufufufu. doko …….. DOA!)

AN AN AN
tottemo ………
DORAEMON

AN AN AN
tottemo …………..
DORAEMON
pilihan jawaban;
mirai, toko, daisuki, yume,tobitai, otsukai, kotto, kureru, demo, kedo

MoMA Depok 1 Kupas Tuntas Child Grooming dalam Webinar Rumah Harus Jadi Tempat Aman

Depok — Maraknya kasus child grooming yang belakangan semakin meresahkan membuat para orang tua dituntut lebih waspada.  Berangkat dari kege...